Jajan, aku terlalu banyak makan jajan.
1 bungkus, 2 bungkus dan berbungkus-bungkus.
Oh tidak! aku terlalu berlebihan makan jajan.
Ini terlalu boros!
Uh berlebihan! Allah tidak sukaberlebihan.
Kasihan ibuku dan bapakku kalau aku terlalu boros.
Orang tuaku,
apa ya? Emm oiya...
Aku sering bandel. Tidak mengindahkan nasihat orangtuaku.
Seharusnya aku tidak begitu.
Malas, iya mals.
ini bagaikan monster yang bergentayangan.
sungguh tipu daya setan begitu menyesatkan.
Hingga aku lalai untuk belajar, mengaji,
bahkan yang bahaya lagi adalah aku lalai untuk menegakkan sholat.
Kenapa begini?? Ini amat tidak baik.
Tidak bisa dibiarkan!!! Astaghfirullah.
Selama ini aku lupa akan ajaran-ajaran Allah yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.
Nabi kita umat Islam.
Seharusnya aku mematuhi ajaran Nabiku Muhammad SAW.
Seharusnya aku menyisihkan uangku untuk berinfaq dan bersedekah.
Seharusnya aku menghormati orang tuaku.
Seharusnya aku menepis malas dan menbungnya jauh-jauh.
Seharusnya aku rajin belajar, mengaji dan menegakkan shalat, karena shalat adalah tiang agama.
Niscaya runtuhlah semua belengu-belengu yang mengikatku.
aku bertekad untuk menjunjung tinggi apa yang telah diajarkan oleh Rasulku Muhamman SAW.
Note:
Dipentaskan oleh: Wanda Arisa, Vivi Fahrunnisa, Jazila, Silvi wijayanti dan Nur cahyanti pada acara kunjungan persahabatan ke TPQ at-Taqwa Ngering-Cerme.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

saya menulisnya dengan bahasa yang sangat sederhana. bahasa yang mudah dimengerti oleh anak-anak. mudah-mudahan bermanfaat.
ReplyDelete